Materi Sosiologi Kelas XI Semester Ganjil Bab 1 : Kelompok Sosial di Masyarakat

KELOMPOK SOSIAL
A. Definisi  Kelompok Sosial
Berikut adalah beberapa definisi kelompok sosial menurut beberapa ahli :
1. Soerjono Soekanto
Menurut Soerjono Soekanto, kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena saling berhubungan di antara mereka secara timbal balik dan saling memengaruhi.
2.  Paul B.Horton
Horton menjelaskan bahwa kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya dan saling berinteraksi.
3. Joseph S. Roucek dan Roland L. Warren
Kedua ahli sosiologi ini mendefinisikan kelompok sosial sebagai kelompok yang terdiri atas dua atau lebih manusia dan di antara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oleh anggota atau orang lain secara keseluruhan.
4. Mayor Polak
Polak mengartikan kelompok sosial sebagai sejumlah orang yang satu sama lain memiliki hubungan sebagai sebuah struktur untuk memenuhi kepentingan bersama.
5. George Homans
Kelompok sosial adalah kumpulan individu yang melakukan kegiatan, interaksi, dan memiliki perasaan untuk membuat sesuatu keseluruhan yang terorganisir dan berhubungan secara timbal balik.
6. Robert K. Merton
Diambil dari buku yang ditulis oleh Kamanto Sunarto, kelompok sosial menurut Merton adalah merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola-pola yang telah mapan.

kesimpulan : kelompok sosial merupakan sekumpulan individu yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi dengan pola yang terorganisir.


B. Ciri-ciri kelompok sosial adalah sebagai berikut.
  1. Kelompok sosial adalah satu kesatuan yang nyata, dapat dikenal, dan dapat dibedakan kelompok sosialnya.
  2. Tiap anggota kelompok sosial merasa memiliki kepentingan yang sama dan mempertahankan nilai-nilai hidup yang sama.
  3. Tiap kelompok sosial memiliki struktur sosial karena terdiri dari individu yang saling terkait satu sama lain berdasar status dan perannya.
  4. Tiap anggota kelompok sosial memiliki peran-peran yang berbeda.
  5. Tiap kelompok sosial memiliki norma-norma kelakuan yang mengatur peran anggota.
C. Menurut Soerjono Soekanto, himpunan manusia baru dapat dikatakan sebagai kelompok sosial  apabila memiliki beberapa persyaratan berikut:
  1. Adanya kesadaran sebagai bagian dari kelompok yang bersangkutan.
  2. Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan yang lain dalam kelompok  itu.
  3. Ada suatu faktor pengikat yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota kelompok,    sehingga hubungan di antara mereka bertambah erat. Faktor tadi dapat berupa kepentingan yang sama, tujuan yang sama, ideologi politik yang sama, dan lain-lain.
  4. Memiliki struktur, kaidah, dan pola perilaku yang sama.
  5. Bersistem dan berproses.

D. Fungsi Kelompok Sosial

Kelompok sosial bisa terbentuk karena adanya kepentingan yang sama antara anggota. Selain itu kelompok sosial terbentuk karena kesadaran manusia sebagai mahluk sosial. 

1. Fungsi kelompok sosial bagi Individu

  • Sarana untuk menjalin hubungan sosial antar anggotanya
    Kelompok sosial sebagai tempat berkumpulnya individu untuk saling berinteraksi. Berada dalam kelompok sosial membuat individu bisa mempelajari nilai dan norma di sekitarnya.
  • Sarana pendidikan

Dikatakan sebagai sarana pendidikan karena kelompok sosial juga berperan sebagai media pendidikan. Anggota kelompok sosial tersebut akan saling bertukar ilmu pengetahuan.

  •          Problem solving

    Dalam kasus tertentu kelompok sosial juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk memberikan solusi atas masalah yang sedang dihadapi. Kelompok sosial ini akan menawarkan pemecahan masalah untuk menemukan solusi.

2. Fungsi kelompok sosial di masyarakat

  • Membentuk nilai dan norma di masyarakat
    Keberadaan kelompok sosial juga akan membentuk suatu nilai dan norma sosial yang berfungsi untuk menciptakan keteraturan sosial dalam masyarakat.
  • Membentuk struktur sosial dengan masyarakat

Struktur sosial terbetuk karena adanya interaksi yang terjalin antar anggota kelompok sosial. Kemudian pola-pola tersebut akan dipahami dan dibentuk menjadi struktur sosial di dalam masyarakat.

  •          Pengawasan sosial dan tekanan sosial

Kelompok sosial bisa dianalogikan sebagai suatu rumah yang berfungsi untuk melindungi dan mengawasi semua anggotanya.



Sumber : 


























Comments