Gejala Sosial dan Konsep-konsep Dasar Sosiologi

* Gejala Sosial.
         Gejala sosial adalah fenomena yang menandai (symptom) munculnya permasalahan sosial di masyarakat. Pengertian umum ini diadopsi ilmu alam untuk di terapkan dalam ilmu sosial khususnya sosiologi.Perlu dicatat, sebagai tanda suatu permasalahan, gejala sosial berbeda dengan permasalahan sosial itu sendiri. Gejala ini dapat berupa perubahan gaya hidup,tata cara pergaulan,perubahan sistem kemasyarakatan,maupun hal-hal yang dapat memicu terjadinya masalah-masalah sosial.
        Masalah-masalah sosial tersebut dapat dapat berupa penurunan kualitas moral (demoralisasi) seperti tawuran antarwarga,kejahatan dan kriminalitas,konflik sosial,korupsi,penyalahgunaan obat-obatan terlarang(narkoba), dan pergaulan bebas.Selain demoralisasi tersebut,kemiskinan,terorisme,kesenjangan sosial, disintegrasi atau disorganisasi keluarga, dan kenakalan remaja merupakan contoh-contoh gejala sosial lain yang menjadi objek kajian sosiologi dalam masyarakat,jadi gejala-gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat disebut sebagai bagian dari realitas sosial dalam masyarakat tersebut.
* Konsep - Konsep Dasar Sosiologi.
👍. Pengertian Konsep adalah menurut kamus besar Bahasa Indonesia konsep adalah ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret(nyata).
      Struktur sosial sebagai konsep dasar sosiologi adalah keseluruhan unsur-unsur pokok dalam dunia sosial yang meliputi lapisan sosial beserta nilai dan norma sosial dan interaksinya dengan institusi sosial.
Beberapa macam dari konsep dasar sosiologi ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Struktur Sosial

Konsep dasar sosiologi yang pertama adalah strukstur sosial yang diartikan sebagai keseluruhan komponen sosial yang pokok, yang di dalam struktur sosial ini meliputi kaidah-kaidah sosial (norma sosial), lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat, dan kelompok serta lapisan sosialnya. Baca juga; “Lembaga Sosial” Pengertian, Ciri, Tipe, dan Fungsi

Proses Sosial

Konsep dasar sosiologi kedua adalah prose sosial, proses sosial ini diartikan sebagai timbal balik antara masyarakat yang hidup dan berdampingan secara bersama-sama, misalnya pengaruh timbal balik antara segi kehidupan ekonomi dan segi kehidupan politik, antara segi kehidupan hukum dan segi kehidupan agama, antara segi kehidupan agama dan segi kehidupan ekonomi, antara segi kehidupan pendidikan dan segi kehidupan hubukum, serta segi-segi kehidupan yang lainnya.

Perubahan sosial

Konsep dasar sosiologi selanjutnya adalah perubahan sosial, perbuahan sosial diartikan sebagai perubahan yang mencakup seluruh lapisan dalam struktur sosial dan jalinan hubungan dalam masyarakat. Perubahan sosial ini memiliki 2 dampak, yakni dampak postif dan dampak negatif. Yang mana, readlisasi dalam dampak sosiologi ini tidak bisa untuk dihindari oleh masyarakat. Lantaran setiap masyarakat pasti akan mengalami perubahan sosial.

Organisasi sosial

Konsep dasar sosiologi ke-4 adalah organisasi sosial, oragnisasi sosial ini menyangkut aspek kerja sama yang mendasar, hingga akhirnya mampu untuk memberikan dorongan pada masyarakat agar tingkah laku para individu pada tujuan sosial dan ekonomi tertentu.

Fakta Sosial

Konsep dasar sosiologi slenajutnya adalah fakta sosial, yang artinya keadaan sadar pada setiap individu atau masyarakat untuk melakukan kegiatannya. Fakta sosial ini akan melahirkan padigma sosial, yang satu dan lainnya saling berkaitan dan saling membutuhkan. Teori sosiologi dan tokohnya yang menjelasankan tentang fakta sosial adalah Emile Durkheim. Baca juga“Paradigma Fakta Sosial” Pengertian dan Contohnya

Institusi sosial

Konsep dasar sosiologi selanjutnya ialah institusi sosial, yang dimaknai sebagai institusi legal (diakui) dan dianggap mampu untuk memberikan dorongan kepada masyarakat, agar dapat menjalankan peranan sosial dan norma-norma  guna menjaga integratsi sosial dan menghindari atau mengenyampingkan konflik sosial dalam masyarakat. Baca juga; Pengertian Integrasi Sosial, Proses, Bentuk, Faktor, dan Contohnya

Individu

Individu dalam konsep dasar sosiologi berarti sebagai hubungan sosial yang terjadi antara pribadi dan pribadi dalam kehidupan masyarakat. Definisi indviduini tentusaja identik dapat melakukan tindakan dan kegiatannya yang sesuai dengan keiinginan dan fikiran yang di rasakannya. Oleh karenanya untuk penilaian dalam individu sendiri hanya bisa dilakukan oleh masyarakat, terutama penilaian baik dan buruknya tindakan yang dilakukan tersebut.

Masyarakat

Masyarakat, adalah istilah yang berasal dari Bahasa Inggris “society” istilah ini  berarti kawan. Pengertian masyarakat secara luas adalah sekelompok manusia yang hidup bersama untuk daoat berinteraksi mencapai kepentingan secara bersama-sama dalam kurun waktu tertentu. Oleh karena itulah masyarakat bahasan pokok dalam konsep dasar sosiologi, lantaran sosiologi dan masyarakat adalah kesatuan  yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.

Hubungan Individu dan Masyarakat

Hubungan yang terjadi diantara individu dan masyarakat dalam Konsep dasar sosiologi akan mendorong terbentuknya kebiasaan/adat. Kebiasaan ini terjadi karena seringnya interaksi yang dilakukan secara bersama.  Untuk menjaga kebiasaan hubungan individu dan masyarakat maka diperlukan bahasan mengenai ketarturan sosial, hal ini dilakukan untuk meminimalisir masalah sosial yang ada dalam hubungan individu dan masyarakat.

Kelompok Sosial

Konsep dasar sosiologi yang selanjutnya adalah kelompok sosial, yang diartikan sebagai himpunan masyarakat yang saling hubungan secara teratur satu sama lainnya. Hubungan dalam kelompok sosial di dalam konsep dasar sosiologi ini akan melahirkan integrasi sosial dan melahirkan konflik sosial dalam masyarakat.

Komunitas (Community)

Kesatuan hidup yang dipilih oleh setiap manusia untuk dapat menempati wilayah-wilayah tertentu pada umumnya dikenal dengan  community/komunitas. Komunitas ini menjadi bagian daripada konsep dasar sosiologi, karena dengan mengatahhui dan memahami komunitas masyarakat akan bisa bertahan dalam keharmonisan sosial.

Pada hakekatnya, Semua konsep-konsep dalam ilmu sosiologi ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk seorang dalam mempelajari keluarga, kampung, masyarakat, fakta sosial, dan komunitas-komunitas. Demikian juga dalam mempelajari wilayah-wilayah tertentu, manusia dari zaman tradisional sampai peradaban masa kini membutuhkan. Oleh karena itulah ringkasan terhadap konsep dasar sosiologi sangat penting untuk bisa di pahami.

Artikel TerkaitSejarah Sosiologi [Awal-Akhir]


 

Comments