Materi Sosiologi Kelas XI: Pembentukan Kelompok Sosial

Dasar pembentukan kelompok sosial

Pembentukan kelompok sosial yang ada didalam masyarakat mempunyai dasar-dasar tersendiri. Dasar pembentukan kelompok social tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Faktor Darah (Common Ancestry) / Keturunan.

 Kelompok sosial dapat dibentuk atas dasar kesamaan darah atau keturunan. Kesatuan genealogis merupakan kelompok-kelompok sosial yang terbentuk atas dasar persamaan darah dan keturunan. Diawali dari terbentuknya keluarga batih kemudian berkembang menjadi keluarga besar hingga pada akhirnya berkembang menjadi kerabat. Melalui proses yang sangat panjang kerabat-kerabat ini akan membentuk kelompok-kelompok suku bangsa dalam kuantitas yang kecil, menengah hingga kelompok suku bangsa yang besar. Contoh : kelompok social keturunan etnis cina, kelompok social keturunan tionghoa

2. Faktor Geografis.

 Letak tempat juga menentukan terbentuknya kelompok sosial. Anggota masyarakat yang berkumpul di suatu tempat kemudian terjalin komunikasi yang intens maka secara perlahan akan membangun ikatan. Misal: masyarakat yang tinggal di tepian pantai akan membentuk kelompok nelayan.

3. Faktor Kepentingan (Common Interest).

Terdapatnya kesamaan kepentingan di antara para anggota masyarakat sangat memungkinkan untuk membentuk kelompok sosial. Misal: kelompok intelektual, kelompok seniman, PSSI, kelompok-kelompok kesenian, dan lain sebagainya.

4. Faktor Daerah Asal.

Apabila seorang individu yang tinggal di suatu tempat kemudian bertemu dengan individu lain dalam jumlah cukup banyak sementara diketahui juga berasal dari daerah kelahiran yang sama maka sangat mungkin mendorong terbentuknya kelompok sosial di daerah tersebut. Contohnya adalah Persatuan Mahasiswa Purbalingga (MAHANGGA) UNNES

 

FAKTOR PENDORONG TERBENTUKNYA KELOMPOK SOSIAL

1. Dorongan untuk Mempertahankan Hidup

Dengan membentuk atau bergabung dengan kelompok yang telah ada, secara tidak langsung manusia tersebut telah berusaha mempertahankan hidupnya. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan hidupnya yang tidak mungkin akan terpenuhi semua dengan hidup menyendiri. Dengan adanya kelompok sosial, hubungan manusia akan semakin luas sehingga ke mana pun pergi akan lebih merasa aman.

2. Dorongan untuk Meneruskan Keturunan

Keluarga dapat menjadi kelompok sosial untuk meneruskan keturuan. Secara naluri alami, manusia pasti ingin melanjutkan generasi dan keturunannya. Kalian pasti tahu bahwa nilai-nilai tentang norma pasti diawali di lingkungan keluarga, bukan? Nah, keluarga dapat menjadi social control bagi individu-individu dalam keluarga itu sendiri.

3. Dorongan untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Kerja

Di era modern seperti sekarang ini, individu dituntut untuk melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien untuk mendapat hasil kerja yang maksimal. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas dalam suatu kelompok sosial, maka pekerjaan yang dihasilkan akan dapat maksimal dan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja demi mencapai tujuan bersama.

http://blog.unnes.ac.id/liasuprapti/2015/12/19/materi-sosiologi-kelas-xi-pembentukan-kelompok-sosial/

https://blog.ruangguru.com/faktor-pendorong-dan-proses-terbentuknya-kelompok-sosial


Comments