Materi Sosiologi XI Ganjil : KLASIFIKASI KELOMPOK SOSIAL

KLASIFIKASI KELOMPOK SOSIAL

1. Kelompok Semu

Ciri-ciri kelompok semu adalah proses pembentukannya yang spontan, tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu, tidak ada interaksi maupun komunikasi secara terus-menerus, tidak ada kesadaran berkelompok, dan kehadirannya tidak konstan. Kerumunan, massa, dan publik adalah jenis-jenis dari kelompok semu.

a. Kerumunan

• Formal Audience: Mempunyai pusat perhatian dan persamaan tujuan yang sifatnya pasif. Contohnya adalah penonton bioskop dan hadirin suatu ceramah.

• Planned Expressive Group: Kerumunan yang tidak begitu mementingkan pusat perhatian tetapi mempunyai persamaan tujuan dan kepuasan yang dihasilkan. Contohnya adalah orang yang berdansa dan berpesta.

• Inconvenient Causal Crowds: Kerumunan yang bersifat sangat sementara karena ingin menggunakan fasilitas yang sama. Contohnya adalah orang yang mengantre dan orang yang menunggu kendaraan umum

• Panic Causal Crowds: Kerumunan dalam keadaan panik yang sedang berusaha menyelamatkan diri dari bahaya atau keadaan yang bersifat darurat lainnya

• Spectator Causal Crowds: Kerumunan yang ingin melihat suatu peristiwa tertentu tanpa direncanakan, seperti orang-orang yang berkerumun di lokasi kecelakaan.

• Acting Lawless Crowds: Kerumunan yang mempunyai tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik yang berlawanan dengan norma-norma sosial, seperti supporter bola yang sedang melakukan kerusuhan.

• Immoral Lawless Crowds: Kerumunan yang tindakannya berlawanan dengan norma-norma pergaulan sehari-hari di masyarakat.

b. Massa

Ciri-ciri massa adalah orang-orang yang anonim dan heterogen, tidak terdapat interaksi, tidak mampu bertindak secara teratur, memiliki sikap yang kurang kritis, dan mudah dipengaruhi oleh aktor di balik massa tersebut

c. Publik

Ciri-ciri publik antara lain adalah interaksi tidak langsung melalui media massa, memiliki perhatian yang sama terhadap suatu isu, dan adanya kecenderungan untuk berfikir rasional.

 

 2. Kelompok Nyata

Kelompok nyata, di sisi lain, adalah kelompok sosial yang lebih terorganisir. Kelompok nyata terdiri dari kelompok statistik, kelompok sosietal, kelompok sosial, dan kelompok asosiasi.

a. Kelompok Statistik

Kelompok statistik adalah kelompok yang anggota-anggotanya tidak memiliki kesadaran sosial. Contohnya antara lain kelompok penduduk usia tertentu di suatu kecamatan.

b. Kelompok Sosieta

Ciri kelompok sosieta antara lain terbentuk dengan sendirinya, kemungkinan terhimpun dalam suatu wadah tertentu, kemungkinan terjadi interaksi, kemungkinan terjadi kesadaran kelompok, dan kehadirannya konstan.

c. Kelompok Sosial

Terbentuk karena adanya kesamaan, seperti tempat tinggal atau pekerjaan yang sama dan memiliki anggota yang berinteraksi dan melakukan komunikasi secara terus menerus.

d. Kelompok Asosiasi

Kelompok asosiasi merupakan kelompok sosial yang paling terorganisir, contohnya antara lain lembaga pendidikan atau kesatuan angkatan bersenjata.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Klasifikasi Berdasarkan Besar Kecilnya Jumlah Anggota

  • Kelompok Primer (primary group) yaitu sebuah kelompok yang ditandai adanya saling mengenal antara anggota-anggotanya, adanya kerja sama yang erat dan bersifat pribadi, interaksi berlangsung secara tatap muka (face to face), anggotanya berjumlah sedikit serta berdekatan secara fisik. Contohnya : keluarga, kelompok bermain, kelompok kerja.
  • Kelompok Sekunder (secondary group) yaitu organisasi kelompok yang terdiri atas banyak orang, pola hubungan bersifat impersonal, serta kerja sama antar anggotanya lebih berdasarkan kepentingan rasional dan ekonomi. Contohnya : bangsa, hierarki pendeta, koperasi, pekerja pabrik, partai politik, organisasi kemasyarakatan.

Klasifikasi Berdasarkan  Derajat Organisasi

  • Kelompok Formal (formal group) yaitu kelompok yang bersifat resmi, memiliki aturan-aturan yang tegas dan segalanya dibuat oleh anggota kelompok untuk mengatur hubungan diantara mereka. Kelompok formal disebut juga organisasi atau asosiasi. Contohnya : PERSARI, ISWI, KORPRI.
  • Kelompok Informal (informal group) yaitu organisasi kelompok yang tidak resmi serta tidak mempunyai struktur dan organisasi yang pasti. Contohnya : klien, klik (clique), kelompok arisan.

Klasifikasi Berdasarkan Atas Interaksinya

  • Kelompok referensi (reference group) yaitu kelompok sosial yang menjadi acuan atau ukuran seseorang dalam bersikap dan berperilaku oleh individu-individu yang tidak tercatat secara fisik dalam keanggotaan kelompok tersebut. Contohnya : seorang dari suku Maluku dapat berperilaku seperti kebiasaan orang Jawa itu sendiri atau sebaliknya.
  • Kelompok membership (membership group) yaitu kelompok dimana setiap orang tercatat secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut. Contohnnya : anggota bisnis online.

Klasifikasi Berdasarkan Sifat Ikatan Antar Anggota

  • Gemeinschaff (paguyuban) yaitu kelompok sosial yang di dalamnya terdiri dari anggota-anggota yang hidup bersama yang diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah serta kekal. Contohnya : kekerabatan, keluarga, kelompok, kehidupan pedesaan, dan hubungan persahabatan.
  • Gesselschaff (patembayan) yaitu suatu kelompok dimana hubungan antar anggotanya bersifat longgar, impersonal, berjangka tertentu, serta bersifat kontraktual. Contohnya : hubungan perjanjian usaha, ikatan pekerja.

Klasifikasi Berdasarkan Sikap Anggota Terhadap Kelompoknya & Kelompok Lain

  • In-group yaitu kelompok sosial yang dijadikan sebagai tempat individu untuk mengidentifikasikan dirinya.  Contohnya : kami adalah mahasiswa Marketing Komunikasi, .
  • Out-group yaitu kelompok sosial yang oleh individu-individu anggotanya diartikan sebagai lawan in-groupnya.  Contohnya : mereka adalah mahasiswa teknik komputer

 

http://blog.unnes.ac.id/liasuprapti/2015/12/19/materi-sosiologi-kelas-xi-pembentukan-kelompok-sosial/

https://blog.ruangguru.com/faktor-pendorong-dan-proses-terbentuknya-kelompok-sosial

https://www.fahdisjro.com/2014/08/kelompok-sosial.html


Comments