FAKTOR PENYEBAB
PERUBAHAN SOSIAL
1. Faktor Internal: yaitu
faktor yang berasal dari dalam masyarakat
§
Bertambah atau
berkurangnya penduduk
Bertambah atau berkurangnya penduduk mengubah struktur
sosial dan demografi di masyarakat. Bertambahnya penduduk membuat persaingan
kerja semakin meningkat, namun jika tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang
memadai dapat menimbulkan pengangguran. Lebih luasnya lagi pengangguran dapat
menyebabkan kemiskinan dan kriminalitas. Jumlah penduduk yang berkurang juga
menimbulkan perubahan sosial, misalnya saat ini jumlah penduduk di Jepang
semakin berkurang karena banyak masyarakat Jepang yang tidak ingin berkeluarga,
dampaknya jumlah tenaga kerja menjadi berkurang dan yang lebih parah jumlah
penduduk di Jepang dapat semakin habis.
§
Penemuan-penemuan
baru.
Salah satu pemicu perubahan sosial adalah
penemuan-penemuan baru. Penemuan baru dapat dibedakan menjadi discovery dan
invention. Discovery merupakan sebuah penemuan akan sesuatu yang sudah ada
sebelumnya. Misalnya penemuan benua Amerika oleh Colombus. Colombus menemukan
benua Amerika, bukan menciptakan benua Amerika. Invention adalah penemuan
terhadap sesuatu yang benar-benar baru. Misalnya penemuan mesin uap oleh James
Watt, atau penemuan telepon oleh Graham Bell. James Watt merupakan penemu
sekaligus orang pertama yang menciptakan mesin uap, begitu juga Graham Bell
dengan teleponnya.
§
Konflik dalam
masyarakat.
Konflik dalam masyarakat juga menjadi penyebab
perubahan sosial. Hal ini sudah sedikit disinggung di teori konflik dalam
perubahan sosial. Dalam masyarakat, terdapat berbagai macam kelompok sosial,
dan setiap kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Perbedaan
kepentingan dapat menjadi penyebab konflik. Contoh konflik yang menghasilkan
perubahan sosial adalah konflik antar agama di Ambon. Dampaknya terjadi
segregasi atau pemisahan antara orang beragama Kristen dengan orang beragama
Islam. Muncul daerah yang hanya berisi penduduk Muslim dan ada daerah yang
hanya berisi penduduk Kristen.
§
Adanya revolusi.
Revolusi dan pemberontakan dapat juga menjadi pemicu
perubahan sosial. Contoh dari perubahan sosial akibat revolusi adalah jatuhnya
kerajaan Rusia yang dipimpin oleh Tsar dan bentuk kerajaan Rusia pun berubah
menjadi negara sosialis yang dipimpin oleh Lenin dan Stalin.
2. Faktor Eksternal:
yaitu faktor yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
§
Faktor lingkungan
fisik atau alam.
Faktor lingkungan yang umumnya menyebabkan perubahasn
sosial adalah bencana alam. Misalnya ketika terjadi bencana alam, masyarakat
akan mengevakuasi diri mereka menuju tempat baru yang lebih aman. Dalam tempat
baru tersebut, masyarakat akan beradaptasi dan menyesuaikan keadaan mereka
dengan kondisi lingkungan yang baru tersebut. Dalam proses adaptasi tersebut
terdapat perubahan sosial di dalamnya, misal perubahan nilai-nilai yang dianut,
perubahan budaya menyeseuaikan lingkungan, dsb.
§
Peperangan
Keadaan perang juga menimbulkan perubahan yang besar.
Perang merupakan keadaan eksternal karena melibatkan pihak lain di luar masyarakat
itu sendiri. Perang menciptakan banyak perubahan misalnya perang dingin antara
Amerika dan Uni Soviet menyebabkan pecahnya Uni Soviet menjadi negara-negara
baru dengan sistem politik dan pemerintahan yang berbeda.
§
Pengaruh
kebudayaan lain.
Kebudayaan lain yang masuk melalui globalisasi pun
menjadi penyebab perubahan sosial di suatu masyarakat. Berkembangnya teknologi
informasi menyebabkan semakin mudahnya budaya lain masuk ke suatu masyarakat.
Contoh perubahan sosial akibat pengaruh budaya lain adalah gaya hidup anak-anak
masa kini yang terpengaruh oleh budaya K-pop dari Korea Selatan, atau gaya
rambut dan gaya berpakaian yang mengikuti artis-artis Holywood
Faktor Pendorong
Perubahan Sosial Menurut Soerjono Soekanto:
1. Kontak dengan budaya lain.
Kontak dengan budaya lain dimungkinkan terjadi karena adanya proses difusi
yaitu penyebaran unsur-unsur kebudayaan.
2. Sistem pendidikan yang maju.
3. Lapisan masyarakat yang terbuka (open stratification), yang memungkinkan
orang untuk bermobilitas sosial secara vertical.
4. Penduduk yang heterogen.
5. Memiliki orientasi ke depan, artinya punya visi untuk mewujudkan masa depan
yang lebih baik.
6. Ketidakpuasan terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu.
Faktor Penghambat
Perubahan Sosial Menurut Soerjono Soekanto
1. Kurangnya hubungan atau interaksi dengan masyarkat lain.
2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat.
Perubahan sosial ditopang oleh penemuan-penemuan ilmiah yang sesuai dengan
kaidah ilmu pengetahuan. Apabila ilmu pengetahuan lambat, maka inovasi penemuan
yang memicu perubahan pun akan lambat.
3. Sikap masyarakat yang tradisional dan menolak perubahan.
4. Prasangka buruk terhadap budaya baru.
5. Hambatan ideologis.
6. Adanya adat atau kebiasaan yang sudah tertanam kuat sehingga menolak
sesuatu yang baru.
Sumber : https://www.studiobelajar.com/perubahan-sosial/
Comments
Post a Comment