Konsolidasi dan Interseksi di Masyarakat
A. Konsolidasi
Konsolidasi adalah
suatu proses penguatan atau peneguhan keanggotaan individu atau beberapa
kelompok yang berbeda dalam suatu kelompok sosial,
Struktur sosial yang terkonsolidasi berfungsi untuk menghambat proses integrasi sosial dalam masyarakat majemuk karena terjadinya penguatan identitas yang dalam batas-batas tertentu akan mempertajam prasangka antara ras, suku bangsa, agama yang berbeda.
Contoh konsolidasi :
Berdasarkan gambar di atas
telah terjadi Konsolidasi berdasarkan suku, profesi/pekerjaan,agama
B. Interseksi
Interseksi merupakan
persilangan atau pertemuan keanggotaan suatu kelompok sosial dari berbagai
seksi, baik berupa suku, agama, jenis kelamin, kelas sosial dan lain-lain dalam
suatu masyarakat majemuk. Struktur sosial yang terinterseksi berfungsi positif
terhadap proses integrasi sosial dalam masyarakat majemuk karena memungkinkan
orang-orang yang berbeda-beda, ras, suku bangsa, agama maupun profesi dapat
saling bergaul dan berinteraksi melalui kelompok-kelompok sosial yang ada.
Keanggotaan warga masyarakat dalam kelompok-kelompok sosial yang saling
menyilang akan menimbulkan terjadinya loyalitas yang juga saling menyilang.
Akibat interseksi terhadap kemajemukan masyarakat, antara lain :
- Meningkatkan solidaritas antar anggota suatu kelompok sosial.
- Menimbulkan konflik jika perbedaan-perbedaan tersebut semakin tajam.
- Persilangan keanggotaan suatu kelompok sosial dari berbagai seksi tidak terjadi begitu saja namun dibantu dengan adanya interaksi di antara berbagai seksi. Interaksi antara satu seksi dengan seksi lainnya dilakukan melalui hubungan ekonomi, sosial dan politik Hubungan ekonomi
-
Contoh
interseksi :
Berdasarkan gambar di atas adanya
persilangan/pertemuan anggota masyarakat masyarakat berdasarkan agama.
Sumber :
http://dzakibelajar.blogspot.com/2015/06/konsolidasi-dan-interseksi-di-masyarakat.html
https://sosiologi79.blogspot.com/2017/03/soal-soal-higher-order-thinking-skill_61.html


Comments
Post a Comment